Kelebihan dan kekurangan historiografi tradisional pada masa islam
Kelemahan
Dalam buku Pengantar Ilmu Sejarah (2005) karya Kuntowijoyo, historiografi tradisional memiliki kelemahan sebagai berikut:
Memiliki subyektifitas yang tinggi, sehingga cenderung dibuat berdasarkan kepentingan dari sang penulis atau penguasa. Hal tersebut menjadikan beberapa peristiwa sejarah dalam historiografi tradisional diragukan obyektifitas dan netralitasnya.
Tidak menggunakan metodologi yang jelas
Hanya mengungkapkan peristiwa sejarah dalam aspek kehidupan yang terbatas.
Tidak memiliki sumber sejarah yang jelas
Menggabungkan unsur supranatural dan realitas, sehingga mempersulit pembaca untuk mencari kebenaran sejarah.
Kelebihan Historiografi Tradisional
Historiografi tradisional juga memiliki kelebihan, seperti:
Menggunakan romantisme klasik dalam penulisan sejarah sehingga menarik untuk dibaca.
Mampu menunjukan legitimasi raja dan keadaan politik kerajaan.
Historiografi tradisional menggunakan konsep genealogi (silsilah) secara runtut dan kronologis.