hasil hadil budaya yang khas pada tiap masa berikut ini ; masa berburu, dan maramu tingkat sederhana,masa meramu tingkat lanjut,masa bercocok tanam, masa bercocok tanam tingkat lanjut,masa perundagian​

Posted on

hasil hadil budaya yang khas pada tiap masa berikut ini ; masa berburu, dan maramu tingkat sederhana,masa meramu tingkat lanjut,masa bercocok tanam, masa bercocok tanam tingkat lanjut,masa perundagian​

Jawaban:

Hasil hasil budaya khas pada tiap tiap masa berikut ini:

Masa berburu meramu tingkat sederhana: kebudayaan pacitan yaitu kapak genggam atau perimbas (chooper), kapak penetak, alat – alat dari batu (flakes). kebudayaan ngandong yaitu alat tulang (bone culture)

Masa berburu meramu tingkat laju: kapak batu (pebble), alat – alat tulang, flake (serpihan), kjokenmoddinger (sampah dapur, kapak pendek (hache courte), abris sous roche (lukisan dalam gua), alu, lesung, gerabah, dan periuk

Masa bercocok tanam: kapak persegi (di temukan di daerah Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Tengah), kapak lonjong (irian), pacul, beliung, tarah, tembikar, walsen beil (kapak lonjong besar), klein beil (kapak lonjong kecil).

Masa perundagian: kapak corong (kapak sepatu), nekara (berfungsi sebagai dandang dan upacara), Moko (nekara yang tinggi), bejana perunggu, perhiasan, mata kapak, mata tombak, dan pisau.

Penjelasan

Hallo teman-teman BrainlyLovers!!!

Pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama mencoba menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pelajaran Sekolah Mengah Atas Sejarah

Semangatt belajar yaaaa Semoga sukses

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan, baca materi tentang pembagian zaman menurut hasil kebudayaan ya Adik-adik!!! semoga dapat membantu Adik-adik dalam belajar dan semoga bermanfaat!!!

Pembagian zaman tersebut adalah, sebagai berikut:

1.Zaman batu  

Zaman batu terdiri zaman batu tua (paleolitikum), zaman batu madya (mesolitikum), dan zaman batu muda (neolitikum).

A.Zaman Batu Tua (Paleolitikum)

Ciri khas: alat masih kasar, hidup berkelompok kecil dan berpindah (nomaden), mengumpulkan makanan (food gathering).  

Manusia pendukung: Pithecantropus Erectus, Homo Soloensis, Homo Wajakensis.

Peninggalan kebudayaan: kapak genggam atau perimbas (chooper), kapak penetak, alat – alat dari batu (flakes), alat tulang.

B.Zaman Batu Madya (Mesolitikum)

Ciri khas: alas lebih halus, sudah mulai menentap, tinggal di goa, kebudayaan bescon hoabin.

Manusia pendukung: Sakai, Atca, Aborigin, Semang.

Peninggalan kebudayaan: kapak batu (pebble), alat – alat tulang, flake (serpihan), kjokenmoddinger, lesung, gerabah, dan periuk.

C.Zaman Batu Baru (Neolitikum)

Ciri khas: sudah menetap (sedenter), menghasilkan makanan dengan bercocok tanam dan beternak (food producing), alat lebih halus dan bentuknya lebih rapi.  

Peninggalan kebudayaan: kapak persegi (di temukan di daerah Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Tengah), kapak lonjong (irian), pacul, beliung, tarah, tembikar, walsen beil (kapak lonjong besar).

D.Zaman Batu Besar (Megalitikum)

Ciri khas: menghasilkan bangunan batu yang besar, tradisi religi berkembang besar.

Peninggalan kebudayaan: Menhir (tugu pemuja arwah), dolmen (meja sajen), sarcopagus (peti batu), waruga (kubur batu berbentuk kubus), punden berundak, dan arca.

2.Zaman Logam  

Zaman logam terdiri dari tembaga, perunggu, dan besi.

a.Tembaga

Ciri khas: sudah dapat mengolah tembaga, zaman ini tidak dilalui prasejarah Indonesia.

Peninggalan kebudayaan: tidak ada

b.Perunggu

Ciri khas: Kebudayaan Dongson, bisa mengolah campuran tembaga dan timah menjadi perunggu, mencetak peralatan logam denga cetak lilin dan setangkap.

Peninggalan kebudayaan: kapak corong (kapak sepatu), nekara (berfungsi sebagai dandang dan upacara), Moko (nekara yang tinggi), bejana perunggu, perhiasan.

c.Besi

Ciri khas: sudah bisa melebur besi

Peninggalan kebudayaan: mata kapak, mata tombak, dan pisau.

Mungkin itu dulu sedikit penjelasan dari saya tentang materi sejarah. Semoga bermanfaat untuk Adik-adik yaa

Penjelasan: