Jelaskan prinsip dasar fusi protoplasma. – Buku Sekolah Elektronik BSE Soal Latihan Ujian Akhir Semester SMA/SMK 2016*
Prinsip dasar fusi protoplasma yaitu menggabungkan dua isi sel berasal dari jaringan berbeda dengan menghilangkan dinding atau membran sel nya dalam suatu medan listrik. Dari penggabungan kedua sel tersebut akan dihasilkan sel hibrid yang memiliki sifat keduanya. Fusi protoplasma disebut juga sebagai teknik hibridoma. Teknik ini menghasilkan organisme transgenik dan dapat dilakukan pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Pemanfaatannya untuk menghasilkan antibodi monoklonal, pemetaan kromosom, dan membentuk species baru.
Pembahasan
Rekayasa genetika merupakan suatu usaha memanipulasi sifat makhluk hidup utuk menghasilkan makhluk hidup baru yang sesuai keinginan. Jenis rekayasa genetika seperti fusi sel/hibridoma dan rekombinasi DNA.
Pelajari lebih lanjut tentang rekombinasi DNA di: brainly.co.id/tugas/24822776.
Pada teknik hibridoma, digunakan sel wadah, sel sumber gen dan zat fusi gen. Sel wadah umumnya dipilih sel dengan kemampuan cepat membelah seperti sel kanker dan sel meioloma. Sel sumber gen adalah sel dengan sifat yang diinginkan. Adapun zat fusi gen adalah zat yang digunakan untuk pemicu terjadinya penggabungan sel misalnya medan listrik, PEG (polietilen glikol), dan DMSO (dimetilsulfoksida).
Metode yang digunakan untuk mempercepat terjadinya penggabungan sel adalah metode elektrofusi yaitu menggabungkan dua sel dalam satu bidang elektris denga frekuensi tinggi yang menyebabkan sel satu dengan yang lain tertarik dan akhirnya terjadi peleburan.
Pemanfaatan teknik hibridoma yaitu:
1. Penghasil antibodi monoklonal
- Antibodi ini merupakan antibodi yang hanya mengenali dan melawan satu jenis antigen tertentu. Antibodi monoklonal dihasilkan dari pengklonan satu sel hibridoma.
- Tahap-tahap pembuatan antibodi monoklonal dengan teknik hibridoma sebagai berikut:
- Hewan mamalia target seperti kelinci, tikus, atau kuda disuntik antigen dan diambil limpanya (tempat pembuatan limfosit B).
- Sel limfosit B yang telah diambil, difusikan dengan sel meiloma/sel kanker sehingga dihasilkan sel hibridoma.
- Sel hibridoma tersebut diidentifikasi dan diseleksi untuk memperoleh satu sel hibridoma peghasil antibodi monoklonal yang sesuai untuk manusia.
- Sel hibridoma yag telah dipilih akan dikembangbiakan untuk menghasilkan antibodi monoklonal manusia da sebagian lain disimpan untuk penggunaan jangka panjang.
- Manfaat antibodi monoklonal antara lain:
- Untuk tes kehamilan denganc ara mendeteksi HCG (hormon chorionci gonadotropin) dalam urine wanita hamil
- Mengikat dan menonaktifkan racun
- Transplantasi rgan agar mencegah penolakan jaringan terhadap hasil trasnplantasi jaringa lain
- Meningkatkan imunitas
- Memurikan obat-obatan
- Menuntun obat ke daerah tubuh yag dikehendaki
- Pengobatan kanker, AIDS, hepatitis, flu burung, malaria, lepra, tripanosomiasi, dan leismaniasis.
Pelajari lebih lanjut tentang manfaat lain hibridoma di: brainly.co.id/tugas/21806001.
2. Pemetaan kromosom
- Pemanfaatan ini merupakan upaya untuk mengetahui letak kromosom yang mengandung gen-gen pembawa sifat tertentu dalam sel organisme.
- Pemetaan kromosom ini memberi informasi pada diagosis dan pengobatan suatu jenis penyakit, pencegahan penyakit keturunan, dan memberi gambaran pada evolusi biologi.
3. Pembentukan species baru
- Pembentukan species baru ini dapat diperoleh dari sel organisme yang berbeda misalnya sel hewan yang beda species, antar sel tumbuhan, atau bisa jadi sel hewan dengan sel tumbuhan.
- Hibridoma dari sel tumbuhan dilakukan dengan menghancurkan dinding sel tumbuhan tersebut menggunakan enzim selulase. Protoplasma yang tertinggal lalu difusikan dan disebut dengan fusi protoplasma.
- Setelah protoplasma difusikan, akan tumbuh membentuk dinding sel baru dan menjadi individu hibridoma yang diinginkan.
Pelajari lebih lanjut tentang penerapan rekayasa genetika di: brainly.co.id/tugas/18776868.
Detil jawaban
Kelas: 3 SMA
Mapel: Biologi
Bab: Bioteknologi
Kode: 12.4.8
#TingkatkanPrestasimu