Tulisen nganggo aksara jawa dhakon bekelan gobag sodor bentengan

Posted on

Tulisen nganggo aksara jawa dhakon bekelan gobag sodor bentengan

Jawaban:

Ada di gambar

Penjelasan:

– dipisah untuk tiap nama permainan, sudah dinomori

– kata bekelan, menggunakan 2 sandhangan e, yaitu e taling untuk be dan e pepet untuk kel, tertulis berbeda

– kata bekelan juga berasal dari kata bekel + an, tertulis bekellan, tetapi tetap dibaca bekelan karena pasangan la menunjukkan itu bukan kata dasar, tapi kata berimbuhan

– gobag sodor jika ditulis menggunakan aksara Jawa tidak dispasi, silabel gso diurut menurut menulisnya = taling + ga + pasangan sa + tarung, jadi taling tarung mengapit ga + pasangan sa

– bentengan menggunakan e taling semua, ditulis sebelum silabel, kemudian karena bentengan juga bukan kata dasar, alias kata berimbuhan, maka tertulis benteng-ngan, akan tetapi dibaca biasa bentengan tanpa dobel nga

Sekian

Semoga membantu

Jika ada yg kurang jelas bisa ditanyakan di komentar

Terima kasih

Gambar Jawaban